02/08/2022

BAB 2 – Menginginkan Sentuhan Ini

“Siapa kamu? hem siapa kamu? kenapa wajahmu mirip sekali dengan pria menyebalkan itu?” rancau Anna. Dia bergelayut di tubuh pria asing ini, mengamati baik-baik wajahnya yang begitu mirip denga Alam, suaminya.

Dengan mata yang terasa berat itu Anna terus memperhatikan, bahkan hingga membuat jarak mereka begitu dekat. Sementara Alam hanya diam, membiarkan wanita mabuk ini berbuat semaunya.

“Hahahaha, ya ampun, wajahmu mirip sekali dengan kanebo kering itu,” celetuk Anna lagi, kemudian dia tertawa dan memukuli dada Alam.

Sumpah, Anna mabuk dan dia tidak akan ingat apa yang sudah terjadi malam ini.

“Ha? jangan-jangan kamu memang benar Alam? iya kan? kamu Alam kan?” Anna menangkup wajah Alam menggunakan kedua tangan dan kembali memperhatikan.

“Tidak mungkin, kamu bukan Alam! kemarin saja pria itu tidak menyambut ku di bandara, lalu untuk apa dia disini, hahaha iya, sepertinya mataku sudah rusak …”

“Na na na na na, matakuuu rusak, na na na na na, mataku rusak.”

Sang supir yang mendengar nyanyian istri Tuannya itu pun mengulum senyum, susah payah menahan agar tidak jadi tawa.

Sedangkan Alam sudah pusing sendiri dibuatnya.

“Gunakan jalan pintas,” titah Alam pada sang supir. Dia ingin mereka segera sampai di rumah.

“Maaf Tuan, kita pulang kemana? ke rumah Tuan, ke apartemen Nyonya Anna atau pulang ke rumah utama?” tanya supir itu, rumah utama adalah rumah keluarga besar Dude. Disana tinggal kedua orang tua Alam dan 3 adik-adiknya.

Alam tidak langsung menjawab, dia memikirkan bagaimana baiknya.

“Pulang ke rumah ku,” putus Alam kemudian dan sang supir menganggukkan kepalanya patuh.

15 menit perjalanan dan akhirnya mereka sampai. Alam segera memapah tubuh Anna dan membawanya masuk ke dalam rumah.

“Tubuhmu harum sekali sayang, hem aku ingin menciumnya,” rancau Anna, dia menghentikan langkah Alam dan menciumi leher pria ini begitu saja. Membuat Alam meremang dan kemudian menggendong Anna tidak terlalu banyak ulah.

“Aw! kenapa menggendong ku? ini seperti adegan pengantin baru! hahaha Iya ini pengantin baru,” ucap Anna, padahal dia digendong seperti karung beras.

Alam membawa Anna untuk masuk ke dalam kamarnya. Tanpa sadar Alam membawanya kesini, padahal niat awalnya dia akan menidurkan Anna di ruang tamu.

“Aw!” pekik Anna, saat Alam melemparnya diatas ranjang.

“Sayang, apakah malam ini kita akan melakukannya?” tanya Anna dengan suaranya yang menggoda, dia bangkit dan mulai melepas bajunya sendiri. Entah apa yang sudah ada di dalam otaknya.

Namun kesadarannya yang hilang membuat dia seperti orang lain. Anna terus membuka bajunya hingga menyisahkan sebuah bra berwarna merah maroon.

“Astaga Anna! apa yang kamu lakukan!” kesal Alam. Kini Anna kembali menerjangnya dan mulai membuka kasar jas yang di kenakan oleh Alam.

“Malam ini panas sekali kan? ayo lepaskan baju mu sayang.”

“Hii, suaramu mengerikan sekali, kamu sangat mirip dengan Alam,” bisik Anna, takut ucapannya didengar oleh pria yang namanya dia sebut.

Sementara Alam langsung mengeram kesal, dia mencekal kedua tangan Anna yang kini sudah mulai melepaskan kancing bajunya.

“Aw sakit sayang, kamu menyakiti aku,” rancau Anna.

“Sadarlah An! jangan jadi Jalaang.”

“Hahahaha, aku jalaang, aku jalaaang mu Sayang.”

Anna berjinjit dan menjangkau bibir Alam. Tubuhnya sudah begitu panas, dia menginginkan sentuhan ini. Dan tangan Alam yang mencekal kedua tangan Anna seketika melemas, saat itu Anna mengambil kesempatan untuk meletakkan tangan Alam diatas kedua dadanya.

…ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ…

Nama Author:Lunoxs via noveltoon.mobi

Baca Episode Berikutnya : BAB 3 – Malam Setelah 10 Tahun

1 thought on “Novel: Istri Simpanan dr. Alamsyah (Eps.2)

Leave a Reply

Your email address will not be published.